kala mentari melabuhkan tirainya malam menjadi penganti dalam kelam kepekatan malam ada sekelumit cahaya yang terbias terhasil dari bara kerinduan yang terbuku, membakar segenap ruang sebuah hati. merungkai kisah cinta dongeng sang pungguk yang merindukan bulan.
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/category/puisi-rindu#ixzz1gmXppew2
okeh saya sedang MERINDU... bye!!!!!
No comments:
Post a Comment