Pernah dulu ku ukir senyuman ini untukmu
dan kau memberi secangkir madu
bahagia dengan keindahan waktu itu
kini aku bertanya... adakah maaf itu untukku ?
Dan berlalunya masa
membawa diri kita bersama alunan hati
dan derita bersama mengiringi
kemarahan menjadi ulam dalam isi
Aku pohon maaf atas kelukaan itu
dan aku harapkan dendam itu hilang bersama doa
kekuatan hatimu menerjah segala derita
moga sang fana dunia tidak membatas dirimu untuk berjaya
Sekali lagi aku bertanya
adakah maaf itu untukku ?
aku tahu aku pengukir deritamu
aku tahu aku penggores lukamu
aku tahu aku racun dalam hidupmu
Mungkin juga tiada kemaafan
tidak mengapa.....
biarkan aku hidup dalam dosa,
kerna itu perbuatanku
membiarkan kau dalam derita
Dan melangkahnya aku bukan terpaksa
ini suratan hidupku
ini perjalananku
moga kau bisa menerima
dan maaf sejuta yang aku pinta
Sekali lagi aku bertanya
adakah maaf itu untukku ?
khairulazwadi
28/03/2011




No comments:
Post a Comment